
Banjarmasin, 1 Oktober 2025 – Seluruh warga MI Nurul Huda Mantuil hari ini melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan penuh kekhidmatan dan semangat nasionalisme. Upacara yang digelar di halaman madrasah ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila kepada peserta didik.
Pelaksanaan upacara yang dimulai tepat pukul 08.00 WITA ini awalnya dijadwalkan akan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Bapak Supiani, S.Ag. Namun, karena suatu urusan mendesak, amanat pembina upacara beralih kepada salah satu guru Agama yang dikenal vokal dan bersemangat, yaitu Bapak Ardaniansyah, S.Ag.
Pergantian ini ternyata justru membawa energi baru. Dengan suara lantang dan gestur yang meyakinkan, Bapak Ardaniansyah berhasil memusatkan perhatian semua peserta upacara, mulai dari dewan guru, staf, hingga ratusan siswa-siswi.
Dalam amanatnya, Bapak Ardaniansyah menyampaikan pesan yang berapi-api mengenai betapa pentingnya menjaga Pancasila sebagai ideologi negara. Beliau mengingatkan kembali tentang sejarah kelam upaya makar yang pernah terjadi, menekankan bahwa Pancasila adalah hasil konsensus para pendiri bangsa yang harus dipertahankan.
“Anak-anakku sekalian, ingat! Tanggal 1 Oktober adalah bukti bahwa bangsa kita diselamatkan oleh Tuhan Yang Maha Esa dan oleh kekuatan persatuan kita. Pancasila itu Sakti! Ia adalah benteng pertahanan terakhir kita dari segala upaya yang ingin memecah belah bangsa,” tegas Bapak Ardaniansyah dengan nada penuh semangat, membuat suasana menjadi sangat hidup.
Beliau juga menekankan bahwa mengamalkan Pancasila tidak hanya sebatas menghafal lima sila, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari, seperti saling menghargai perbedaan, menjaga kerukunan, dan disiplin dalam menuntut ilmu.
Kepala Madrasah, Bapak Supiani, S.Ag., dalam keterangan terpisah, menyampaikan apresiasinya terhadap kelancaran dan kekhidmatan upacara.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Ardaniansyah yang telah membawakan amanat dengan sangat baik, pesan-pesannya begitu menggugah. Bagi kami di MI Nurul Huda Mantuil, peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar seremoni. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa seluruh lulusan memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, dan berpegang teguh pada Pancasila,” ujar Bapak Supiani.
Upacara diakhiri dengan pembacaan ikrar dan doa bersama, memohon agar persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia selalu terjaga. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang sukses dan penuh makna di lingkungan MI Nurul Huda Mantuil.
















Beri Komentar