Sabtu, 04-04-2026
  • Selamat Datang Di Website Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Mantuil Banjarmasin

MI NURUL HUDA GELAR UPACARA KHIDMAT: Mengukuhkan Semangat Persatuan di Hari Sumpah Pemuda

Diterbitkan : - Kategori : Tahun Ajaran 2025/2026

MI Nurul Huda, 28 Oktober 2025 – Seluruh keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-97. Upacara berlangsung khidmat di lapangan sekolah pada hari Selasa, 28 Oktober 2025, dan diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga 6, dengan dewan guru bertindak penuh sebagai petugas upacara.

Peringatan Sumpah Pemuda kali ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi momen penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada para siswa sejak usia dini.

Dewan Guru Tampil Penuh Semangat

Dalam upacara kali ini, seluruh petugas upacara diperankan oleh dewan guru MI Nurul Huda, mulai dari komandan upacara, pembaca naskah Sumpah Pemuda, hingga pengibar bendera. Hal ini bertujuan untuk memberikan teladan kedisiplinan dan rasa nasionalisme yang kuat di hadapan para siswa.

Kepala Sekolah MI Nurul Huda, Bapak Supiani,S.Ag, dalam amanatnya menekankan pentingnya peran pelajar sebagai penerus cita-cita bangsa.

“Anak-anakku sekalian, Sumpah Pemuda adalah janji suci yang diikrarkan oleh para pemuda hebat bangsa ini 97 tahun yang lalu. Mereka berbeda suku, berbeda bahasa daerah, tetapi mereka sepakat untuk menjadi satu,” ujar beliau. “Di sekolah kita ini, kalian juga harus meniru semangat itu. Berbeda kelas, berbeda hobi, tetapi kita semua satu keluarga besar MI Nurul Huda.”

Tiga Janji Pemersatu Bangsa

Dalam sesi amanat dan pembacaan ikrar, para siswa diingatkan kembali mengenai tiga poin utama dari Sumpah Pemuda, yaitu:

  1. Satu Tanah Air: Tanah Indonesia
    • Makna bagi Siswa: Meskipun kita tinggal di desa/kota yang sama, kita harus mencintai seluruh pelosok negeri. Tidak boleh membeda-bedakan teman berdasarkan daerah asal atau suku.
  2. Satu Bangsa: Bangsa Indonesia
    • Makna bagi Siswa: Kita semua adalah saudara sebangsa. Di sekolah, ini berarti kita harus saling menghormati, tidak mengejek, dan selalu menjunjung tinggi toleransi, terlepas dari perbedaan agama atau latar belakang keluarga.
  3. Menjunjung Bahasa Persatuan: Bahasa Indonesia
    • Makna bagi Siswa: Bahasa Indonesia adalah alat pemersatu kita. Siswa harus bangga menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik di sekolah maupun saat bermain, tanpa melupakan bahasa daerah.

Semangat Belajar adalah Bentuk Sumpah Pemuda Masa Kini. Guru juga menyampaikan bahwa di era modern, makna Sumpah Pemuda bagi pelajar adalah semangat belajar yang tinggi dan bijak menggunakan media sosial.

“Semangat juang para pemuda saat itu kita ganti dengan semangat belajar. Tugas kalian sekarang adalah menjadi pelajar yang unggul, rajin, dan menolak kabar bohong atau hoax yang bisa memecah belah persatuan,” tutup Kepala Sekolah.

Upacara diakhiri dengan pembacaan doa untuk para pahlawan dan diiringi dengan lagu-lagu perjuangan, meninggalkan semangat persatuan yang kuat di hati setiap siswa dan guru MI Nurul Huda.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan