MI Nurul Huda Mantuil baru-baru ini melaksanakan ujian praktek untuk siswa kelas 6. Ujian ini meliputi beberapa mata pelajaran, yaitu Bahasa Inggris, Fikih, Bahasa Indonesia, dan PJOK.
Pada mata pelajaran Bahasa Inggris, siswa menunjukkan kemampuan mereka dalam berbicara dan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris di bawah bimbingan Ibu Anggi Pratiwi, S.Pd. Siswa diminta untuk berbicara dan mempresentasikan topik yang telah ditentukan, sehingga kemampuan mereka dalam menggunakan bahasa Inggris dapat dinilai secara efektif.


Mata pelajaran Fikih juga menjadi salah satu ujian praktek yang menarik, karena siswa diminta untuk mempraktikkan wudhu, shalat, dan mandi besar di bawah bimbingan Bapak Ardaniansyah dan Ibu Sabariah. Siswa menunjukkan kemampuan mereka dalam melaksanakan ibadah dengan benar dan sesuai dengan tuntunan agama.Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, siswa diminta untuk membacakan pidato di bawah bimbingan Ibu Sabariah, S.Pd dan Ibu Husna Khairini, Siswa menunjukkan kemampuan mereka dalam berbicara di depan umum dan menyampaikan pesan dengan efektif.


Sementara itu, pada mata pelajaran PJOK, siswa menunjukkan kemampuan mereka dalam melakukan aktivitas fisik di bawah bimbingan Bapak Syahid Akmal. Siswa diminta untuk melakukan gerakan yang tepat dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Ujian praktek ini bertujuan untuk menilai kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka pelajari selama ini. Dengan adanya ujian praktek, siswa dapat menunjukkan kemampuan mereka secara langsung dan mendapatkan umpan balik yang konstruktif dari guru.
MI Nurul Huda Mantuil berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dan holistik kepada siswa, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi dan berakhlak mulia. Ujian praktek ini merupakan salah satu upaya sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menilai kemampuan siswa secara komprehensif.

Beri Komentar