MI Nurul Huda Mantuil Banjarmasin memiliki sejarah panjang yang berakar pada semangat keagamaan dan pendidikan. Madrasah ini pertama kali didirikan pada tahun 1963 dengan nama Madrasah Diniyah Miftahul Huda. Pada masa awal berdirinya, kegiatan pembelajaran dilakukan pada siang hari, dan sebagian besar siswa berasal dari sekolah dasar di sekitar wilayah tersebut. Madrasah ini berdiri di atas tanah wakaf yang diberikan oleh seorang dermawan bernama Pak Abidin, yang terletak di Antasan Bondan, RT 3, Banjarmasin. Lokasi ini memiliki batas wilayah yang unik, yaitu sungai di sebelah utara dan pemakaman di sebelah selatan.
Seiring berjalannya waktu, kebutuhan akan pendidikan formal yang lebih terstruktur semakin meningkat. Pada tahun 1987, nama madrasah ini diubah menjadi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda Mantuil, dan secara resmi terdaftar di Kementerian Agama. Perubahan ini menandai langkah besar dalam pengembangan madrasah, yang kini menjadi lembaga pendidikan bercirikan keagamaan dengan status swasta di bawah naungan Yayasan YPI Nurul Huda Mantuil.
Madrasah ini terus berkembang dan berkomitmen untuk mencetak generasi yang cerdas, beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia. Dengan akreditasi B, MI Nurul Huda Mantuil telah menjadi salah satu lembaga pendidikan yang diakui di wilayah Banjarmasin Selatan. Selain itu, madrasah ini juga mendukung program wajib belajar 12 tahun, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, guna mencapai tujuan pendidikan nasional.
Visi MI Nurul Huda Mantuil adalah membentuk siswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, dan bertanggung jawab. Untuk mencapai visi tersebut, madrasah ini mengembangkan berbagai program pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan. Selain itu, madrasah ini juga berfokus pada peningkatan prestasi siswa, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.
Dengan sejarah yang kaya dan dedikasi yang tinggi terhadap pendidikan, MI Nurul Huda Mantuil Banjarmasin terus menjadi pilar penting dalam mencerdaskan anak bangsa, khususnya di wilayah Banjarmasin Selatan.
