MIS Nurul Huda Mantuil kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui pelaksanaan kegiatan rutin santunan anak yatim. Sebanyak 11 siswa yatim yang menempuh pendidikan di madrasah tersebut menerima bantuan sebagai bentuk kepedulian kolektif dari lingkungan sekolah.
Penyaluran santunan ini dilakukan secara simbolis di lingkungan madrasah dan dihadiri oleh jajaran guru serta staf. Program ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk meringankan beban ekonomi keluarga siswa sekaligus menanamkan rasa empati di antara sesama warga sekolah.
Pihak sekolah menegaskan bahwa dana santunan tersebut dihimpun dari donasi sukarela yang dikelola secara transparan oleh pihak madrasah. Kegiatan ini dianggap penting sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi seluruh elemen di MIS Nurul Huda Mantuil.
Kepala MIS Nurul Huda Mantuil menyampaikan bahwa pintu donasi selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi dalam kegiatan sosial ini. Beliau mengajak para dermawan untuk ikut serta memperluas jangkauan bantuan bagi siswa yang membutuhkan.
“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi bapak, ibu, atau pihak mana pun yang ingin berbagi melalui infak. MIS Nurul Huda siap menerima dan menyalurkan amanah tersebut secara langsung kepada siswa kita yang berstatus yatim agar mereka tetap semangat dalam menuntut ilmu,” ujar Kepala MIS Nurul Huda Mantuil dalam keterangannya.
Melalui program berkelanjutan ini, MIS Nurul Huda Mantuil berharap dapat terus menjamin keberlangsungan pendidikan para siswa yatim dan memperkuat ikatan kekeluargaan di lingkungan madrasah.




Beri Komentar