Siswa kelas 5A Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nurul Huda Mantuil mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi pengenalan Surat Elektronik (Surel) atau Email pada Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan tata cara berkomunikasi modern secara formal dan santun di dunia maya.
Transformasi Surat Kertas ke Digital
Dalam sesi yang dipandu langsung oleh Wali Kelas 5A, para siswa diajarkan perbedaan antara surat konvensional dengan surat elektronik. Fokus utama pembelajaran adalah memahami fungsi bagian-bagian surel, seperti alamat penerima, subjek pesan, hingga etika menulis isi pesan yang sopan kepada guru maupun teman.
“Anak-anak perlu mengenal teknologi surel karena ini adalah keterampilan dasar komunikasi di masa depan. Melalui pelajaran Bahasa Indonesia, kami mengajarkan bahwa meski menggunakan media digital, tata bahasa dan kesantunan tetap menjadi prioritas utama,” jelas Wali Kelas 5A saat memberikan pendampingan di kelas.
Praktik Langsung di Ruang Kelas
Setelah memahami teori dasar, anak-anak diperlihatkan cara kerja pengiriman pesan secara real-time. Antusiasme terlihat saat para siswa mencoba menyusun draf pesan singkat yang ditujukan kepada wali kelas sebagai bentuk latihan korespondensi.
Kegiatan ini juga menjadi sarana literasi digital bagi siswa kelas 5A agar mereka memahami penggunaan internet untuk tujuan pendidikan (edukatif). Selain cara mengirim pesan, wali kelas juga memberikan peringatan mengenai keamanan privasi, seperti pentingnya menjaga kerahasiaan kata sandi (password).
Persiapan Literasi Abad 21
Pembelajaran pengenalan surel ini merupakan bagian dari kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pihak madrasah berharap, melalui pengenalan ini, siswa tidak hanya terbiasa dengan aplikasi pesan instan saja, tetapi juga mahir menggunakan media komunikasi yang lebih formal untuk kepentingan akademik nantinya. Kegiatan diakhiri dengan evaluasi penulisan subjek surel yang efektif, agar pesan yang dikirimkan siswa terlihat profesional dan mudah dipahami oleh penerima.



Beri Komentar