Siswa-siswi *kelas 3 MI Nurul Huda Mantuil melaksanakan kegiatan menarik bertema “Membuat Ekosistem di Dalam Toples.”
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran *Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)* dengan topik Ekosistem dan Lingkungan Hidup.
Dengan penuh semangat, para siswa membawa bahan-bahan seperti tanah, pasir, batu kecil, tanaman air, lumut, dan air bersih. Beberapa kelompok juga menambahkan hewan kecil seperti keong atau udang kecil untuk melengkapi rantai makanan sederhana di dalam toples.
Setelah semua bahan disiapkan, siswa mulai menyusun lapisan tanah, batu, dan tanaman secara berurutan di dalam toples kaca. Guru menjelaskan bahwa setiap bagian memiliki fungsi penting:
Hasil karya siswa tampak indah dan menarik. Mereka sangat antusias mengamati perubahan yang terjadi setiap hari, seperti pertumbuhan lumut atau pergerakan hewan kecil di dalam toples.
Guru berharap kegiatan ini dapat membuat siswa lebih memahami hubungan antar makhluk hidup dan lingkungannya serta menumbuhkan rasa peduli terhadap alam.
Pengertian Ekosiste
Ekosistem adalah kesatuan antara makhluk hidup (komponen biotik) dan lingkungannya yang tidak hidup (komponen abiotik) yang saling berinteraksi membentuk keseimbangan.
Contohnya:
Komponen Ekosistem
Komponen Abiotik (Benda Tak Hidup)
Hubungan Antar Makhluk Hidup
Makhluk hidup di dalam ekosistem saling bergantung melalui:
Contoh rantai makanan sederhana:
Tumbuhan → Keong → Ikan kecil → Ikan besar
Pentingnya Menjaga Ekosistem
Jika satu komponen rusak, maka keseimbangan ekosistem bisa terganggu. Oleh karena itu, kita harus:




Beri Komentar