Sabtu, 04-04-2026
  • Selamat Datang Di Website Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Mantuil Banjarmasin

MI Nurul Huda Mantuil Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H

Diterbitkan : - Kategori : Tahun Ajaran 2025/2026

Banjarmasin, 15 September 2025 – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda Mantuil Banjarmasin menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada hari Senin, 15 September 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Menghidupkan Sunnah Nabi dalam Kehidupan Modern” yang bertujuan untuk menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengajarkan kepada generasi muda pentingnya meneladani akhlak beliau dalam keseharian.

Acara berlangsung khidmat di halaman sekolah dengan dihadiri oleh dewan guru, siswa-siswi, serta para wali murid. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan maulid, shalawat, hingga tausiyah agama yang disampaikan oleh Al Habib Musthofa Bin Abdurrachman Ba’abud.

Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan kisah yang jarang diketahui banyak orang, yaitu tentang empat perempuan yang hadir ketika Nabi Muhammad SAW dilahirkan, yakni:

  1. Suaibatul Aslamiyah – budak Abu Lahab yang sangat gembira mendengar kelahiran Nabi sehingga diberi kebebasan oleh tuannya.
  2. Ummu Aiman – yang kelak menjadi ibu angkat dari Usamah bin Zaid.
  3. Asyifa binti Tu’amar – keturunannya bernama Abdurrahman bin Auf, salah seorang sahabat Nabi yang paling dermawan di Mekkah. Ia memiliki satu kotak besar emas yang tidak pernah ia biarkan semalaman sebelum dibagikan, dan Allah menggantinya dengan dua kotak emas keesokan harinya.
  4. Fatimah binti Abdullah – yang mengajarkan bahwa pemberian nama hendaknya diambil dari nama-nama Islami. Ia menekankan bahwa cinta kepada Nabi harus senantiasa dijaga dengan hati yang gembira. Salah satu bukti cinta kepada Nabi adalah senyum, sebab senyum merupakan amalan paling mudah dan bernilai pahala.

Sebelum tausiyah dimulai, Kepala Sekolah MI Nurul Huda Mantuil, Bapak Supiani, S.Ag, memberikan sambutan. Dalam sambutannya beliau menekankan kepada seluruh siswa agar benar-benar menyimak dan memahami isi dari ceramah yang disampaikan oleh Habib Musthofa. Menurutnya, ilmu yang didapat dari majelis maulid harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

“Anak-anakku sekalian, mari kita dengarkan dengan penuh perhatian ceramah yang akan disampaikan. Jangan hanya didengar, tetapi pahami, resapi, dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, kita bisa menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia sebagaimana akhlak Nabi Muhammad SAW,” pesan beliau dalam sambutan.

Habib Musthofa juga menekankan bahwa tema “Menghidupkan Sunnah Nabi dalam Kehidupan Modern” harus diwujudkan dengan sikap sederhana, saling menghargai, serta membiasakan amal-amal kecil yang diajarkan Nabi, seperti senyum, salam, dan sedekah.

Acara ditutup dengan pembagian telur penerang hati yang tekah dibacakan oleh Al Habib Musthofa Bin Abdurrachman Ba’abud.

Berikut beberapa foto kegiatan Maulid Nabi Muhammad yang diadakan di MI Nurul Huda Mantuil Banjarmasin:

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan